Desa Oluhuta terbentuk pada bulan Januari 2011, Desa ini terbentuk dari pemekaran Desa Kotajin, Kecamatan Atinggola kabupaten Gorontalo Utara. Awalnya Desa ini adalah dusun yang berada dibawah naungan wilayah Desa Kotajin, kemudian masyarakat desa merintis dusun tersebut menjadi sebuah desa. Desa Oluhuta memiliki luas wilayah 369 Ha, dan Desa ini berbatasan diantara Desa Imana dan Desa Kotajin Utara. Jumlah Penduduk Desa ini 602 jiwa. Sebagian besar masyrakat Desa Oluhuta memiliki mata pencarian dagang,berkebun/petani dan nelayan.
Dulunya Desa Oluhuta ini adalah hutan belantara yang ditempati oleh beberapa orang saja, mereka merupakan orang yang pertama kali datang di Oluhuta ini. Mereka berasal dari Tapa dan Siendeng (Kota Selatan). Karena kondisi di Oluhuta medannya berbukit- bukit dan tanahnya adalah tanah lilin yang sangat licin dan mudah orang terpleset sehingga orang yang tinggal di Oluhuta ketika melakukan perjalanan harus menggunakan tongkat sebagai penyanggah agar tidak mudah terpleset. Dengan kondisi medan seperti itu maka,mereka memberikan nama “Obulusa” (Bahasa Atinggola) yang artinya medan yang licin mudah orang terpleset (jatuh).
Pada awalnya Desa Oluhuta ini adalah salah satu dusun dari Desa Kotajin, pada tanggal 3 Maret 2006 berdasarkan aspirasi masyarakat yang ditindak lanjuti dengan rapat yang dihadiri oleh seluruh masyarakat Dusun Oluhuta maka dibentuklah Panitia Pemekaran Desa Oluhuta. Pada pertengahan tahun 2008 Dusun Oluhuta dibagi menjadi 2 dusun, yaitu Dusun Bukit Harapan dan Dusun Idaman. Dalam pemekaran tersebut disetujui oleh anggota BPD dan LPM serta Kepala Desa Kotajin, tetapi penduduk yang ada di Dusun Bukit Harapan sebagiannya berbaur dengan penduduk Desa Imana. Desa Oluhuta telah melakukan tiga kali pergantian kepala desa. Kepala desa yang pertama adalah bapak Jurdin Bakari, beliau menjabat selama satu tahun terhitung mulai 10 Januari 2011 sampai 16 Januari 2012. Kepala desa yang kedua adalah bapak Erman Mato, beliau menjabat mulai tanggal 16 Januari 2012 sampai dengan 07 Maret 2012 (Plh) dan kepala desa yang ketiga bapak Hamran Ahaya yang terpilih menjadi kepala desa depinitif terhitung mulai tanggal 07 Maret sampai dengan sekarang.